Serangan Moskow : Pengadilan Rusia Mendakwa Empat Pria Dengan Tindakan Terorisme

ROBOPRAGMA PRO

Rusia sudah mendakwa empat pria yang dikatakan menyerang gedung konser Moskow dan menewaskan sekurang-kurangnya 137 orang.

Keempatnya tampaknya sudah dipukuli dan satu orang dibawa ke pengadilan dengan memanfaatkan kursi roda. Mereka didakwa lakukan aksi terorisme. Kamu pecinta game online? Sering main tapi susah menang dan sering kalah? cobain deh pakai bantuan ROBOPRAGMA PRO, dijamin bermain game jadi lebih mudah dan lebih asik.

Kelompok Negara Islam (ISIS) mengatakan mereka melancarkan aksi kemarahan terhadap hari Jumat di Balai Kota Crocus dan menempatkan bukti video.

Para pejabat Rusia sudah mengklaim, tanpa bukti, keterlibatan Ukraina. Kyiv mengatakan klaim tersebut “tidak masuk akal”.

Video grafis yang dirilis oleh ISIS, membuktikan para penyerang menembaki kerumunan orang di didalam gedung konser, sudah diverifikasi keasliannya oleh BBC.

Namun, tidak ada pejabat Rusia yang mengakui klaim tersebut, dan juru berkata Kremlin Dmitry Peskov mengatakan didalam konferensi pers terhadap hari Senin bahwa tidak pantas untuk mengomentari perihal tersebut sampai penyelidikan selesai.

Ia terhitung mengatakan bahwa gara-gara kondisi internasional yang tegang, cuma ada sedikit kolaborasi antar negara didalam memerangi terorisme.

Prancis sudah menaikkan kewaspadaan terornya ke tingkat tertinggi, dan Presiden Macron mengatakan terhadap hari Senin bahwa grup ISIS di balik serangan Moskow terhitung baru-baru ini menargetkan Prancis.

Macron terhitung memperingatkan Rusia sehingga tidak mencoba mengeksploitasi serangan tersebut untuk menyalahkan Ukraina, dan menggambarkan tindakan tersebut sebagai tindakan yang sinis dan kontra-produktif.

Tim penyelamat tetap melacak korban di reruntuhan gedung konser, dan pejabat daerah mengatakan operasi dapat berlanjut sampai Selasa sore.

Keempat tersangka yang disebutkan oleh otoritas Rusia adalah Dalerdzhon Mirzoyev, Saidakrami Murodali Rachabalizoda, Shamsidin Fariduni dan Muhammadsobir Fayzov.

Video membuktikan tiga berasal dari mereka digiring oleh polisi bertopeng ke pengadilan distrik Basmanny di ibu kota Rusia.

Semuanya tampaknya dipukuli – video sesi interogasi brutal tampaknya dibocorkan oleh pasukan keamanan Rusia, dan laporan membuktikan setidaknya satu orang menderita sengatan listrik.

Ketika ditanya berkenaan dugaan penyiksaan tersebut, Peskov menampik berkomentar.

Orang-orang yang diidentifikasi oleh pengadilan sebagai Mirzoyev dan Rachabalizoda punya mata hitam dan telinga Rachabalizoda diperban dengan ketat – dilaporkan sebagian dipotong sepanjang penangkapannya.

Mirzoyev terhitung terlihat punya kantong plastik robek yang melilit lehernya.

Wajah pria yang diidentifikasi sebagai Fariduni bengkak parah, pas pria bernama Fayzov terlihat kehilangan kesadaran pas dia dibawa ke pengadilan dengan kursi roda dan mengenakan gaun tipis tempat tinggal sakit.

Tampaknya matanya hilang, menurut kantor berita Reuters.

Semuanya ditahan di bilik berpanel kaca dan dijaga oleh polisi bertopeng sepanjang berada di pengadilan.

Pernyataan pengadilan di sarana pesan Telegram mengatakan Mirzoyev sudah “mengakui kesalahannya sepenuhnya”, pas Rachabalizoda terhitung “mengaku bersalah”.

Orang-orang tersebut diidentifikasi sebagai warga negara Tajikistan, kata kantor berita Rusia, Tass.

Keempatnya dapat ditahan sebelum persidangan sampai setidaknya 22 Mei, malah pengadilan.

Serangan tersebut mengundang pertanyaan berkenaan moratorium hukuman mati yang diterapkan Rusia, dan sebagian pejabat senior menyerukan sehingga moratorium tersebut dicabut.

Namun, Peskov mengatakan pihak berwenang Rusia “tidak ambil bagian didalam diskusi ini”.

Empat pria bersenjata terhadap Jumat malam menyerbu Balai Kota Crocus di Krasnogorsk, pinggiran utara Moskow, dan jadi menembaki sekitar 6.000 orang yang sedang menghadiri konser rock. Para penyerang terhitung membakar daerah tersebut dan membawa dampak atapnya runtuh.

Pihak berwenang Rusia mengatakan 137 orang tewas dan lebih berasal dari 100 orang terluka.

Orang-orang yang ada di pengadilan terhadap hari Minggu ditangkap di lokasi Bryansk sekitar 14 jam sesudah serangan itu, kata Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB). Bryansk berjarak sekitar 400 km (250 mil) barat energi Moskow.

Para pejabat membuktikan – tanpa bukti – bahwa para penyerang dibantu oleh Ukraina dan Kyiv sudah “menyiapkan jendela” untuk memungkinkan mereka melintasi perbatasan dan melarikan diri ke wilayahnya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terhadap hari Minggu menampik klaim tersebut, dan direktorat intelijen militernya mengatakan bahwa “tidak masuk akal” untuk membuktikan bahwa orang-orang tersebut mencoba melintasi perbatasan yang dipenuhi ranjau, yang dipenuhi ratusan ribu tentara Rusia, untuk menggapai daerah aman.

Adrienne Watson, juru berkata dewan keamanan nasional AS, mengatakan bahwa ISIS “bertanggung jawab penuh atas serangan ini. Tidak ada keterlibatan Ukraina sama sekali”.

Tujuh orang lainnya sudah ditangkap di Rusia gara-gara dicurigai menunjang serangan itu.

Rusia di garis bidik ISIS

AS memperingatkan Moskow awal bulan ini berkenaan bisa saja serangan di Rusia yang dimaksudkan terhadap pertemuan besar sebelum mengeluarkan peringatan publik kepada warga negara tersebut.

Peringatan tersebut ditolak mentah-mentah oleh Kremlin gara-gara dianggap sebagai propaganda dan usaha untuk ikut campur didalam penentuan presiden.

Washington mengatakan sesudah serangan itu bahwa mereka tidak punya alasan untuk menyangsikan klaim ISIS.

Ini bukan pertama kalinya ISIS dan sekutunya menyerang Rusia atau kepentingannya di luar negeri.

Kelompok ini mengklaim lakukan pemboman terhadap sebuah pesawat Rusia di Mesir terhadap tahun 2015 dengan 224 orang di dalamnya, sebagian besar berasal dari mereka adalah warga negara Rusia. Mereka terhitung mengklaim serangan bom terhadap tahun 2017 di metro St Petersburg, yang menewaskan 15 orang.

Analis keamanan mengatakan grup tersebut berasumsi Rusia sebagai target utama gara-gara sejumlah alasan, terhitung peran negara tersebut didalam menghancurkan basis kapabilitas ISIS di Suriah pas mengamankan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad, dua perang brutal Moskow di Chechnya yang mayoritas penduduknya Muslim terhadap tahun 1994-2009 dan Invasi masa Soviet ke Afghanistan.

Badan intelijen AS dan Barat lainnya mengatakan serangan itu bisa saja dikerjakan oleh ISIS cabang Khorasan, yang dikenal sebagai Isis-K, yang sebagian besar beroperasi di Afghanistan dan sebagian Asia Tengah.

Kelompok ini adalah keliru satu cabang ISIS yang paling aktif dan aktif, dan bertanggung jawab atas serangan bunuh diri yang mematikan di bandara Kabul sepanjang penarikan pasukan Amerika yang kacau terhadap bulan Agustus dan September 2021.

Isis-K sering mengkritik Presiden Vladimir Putin didalam propagandanya. Selain bermanfaat, ROBOPRAGMA PRO juga sudah banyak dipakai dan dipercayai banyak orang guys, jadi jangan ragu lagi untuk nyobain ya guys.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *